Sejarah

  • Berawal pada tahun 2008 sebuah sekolah berdiri di kota kendal dengan nama LPIT (Lembaga pendidikan Islam terpadu) Auliya Kendal. Dengan konsep Islam Terpadu dan Full Day School. Seiring berjalannya waktu dengan terus berproses untuk lebih baik, maka sekolah ini pun kemudian mengusung konsep Sekolah Alam. Tepatnya sekitar tahun 2010 – 2011 konsep ini mulai di terapkan di sekolah ini.

    Mengapa konsep ini ?

    Seperti yang disampaikan oleh seorang filsuf Cina, “Sekolah merupakan masa depan suatu Negara dalam bentuk kecil” (Tehyi Hsieh). Akan kah Negara ini terus-terusan di penuhi dengan budaya menjilat dan korup ? Kita semua harus memulai suatu langkah kecil. Karena, perjalanan mengelilingi dunia dimulai dengan satu langkah kecil. Hal ini berkaitan dengan bentuk dan karakter suatu sekolah dalam menghadapi perkembangan zaman.

    Jika dulu konsep belajar kita adalah duduk menyimak guru yang menerangkan, namun  sesuai dengan perkembangan hal tersebut manjadikan anak-anak kurang kreatif. Sumber informasi saat ini bukan hanya Guru, tapi siapapun bisa menjadi guru dan tempat manapun bisa menjadi sekolah. Artinya, bahwa anak-anak bisa belajar apa saja, dengan siapa saja dan dimana saja.

    Sekolah haruslah menjadi sekolah yang sangat hidup, berjiwa, mengasyikan serta hangat. Sekolah yang seperti ini akan membuat anak didik betah untuk belajar, merasa dirinya selalu bermain (baca : belajar), sehingga kemauannya untuk belajar selalu tumbuh dan berkembang. Anak-anak sekolah dasar yang dengan semangat menjajakan hasil panen tanaman organiknya, dengan mantap tanpa canggung lagi. Ketika dagangannya akan di beli semuanya, dia menolak karena sebagain akan dihadiahkan untuk orangtuanya dirumah. Sungguh ini lah karakter seorang anak yang kelak akan membangun negeri ini dengan profesinya dan dengan kecintaannya pada orangtua, ber-Aqidah Lurus dan Akhlaqul Kharimah.

    Kita berharap akan lahir anak-anak yang utuh, yang gembira, yang mencintai guru dan teman-temannya. Anak – anak  yang tak ragu memimpin, yang terbiasa mencintai lingkungan, biasa mandiri, Anak-anak yang berbahagia dan percaya diri. Dan yang pasti anak-anak yang siap menjadi pemakmur bumi, dan pemberi sebanyak-banyaknya manfaat kepada sesama !